CorongInformasinews,BONE, — Pekerjaan proyek jalan di Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali menjadi perhatian setelah sebelumnya diberitakan terkait dugaan penggunaan material tanah pada pekerjaan talud.
Dalam pemberitaan Tabloid Informan 01.com edisi September 7, 2026, proyek tersebut diberi judul “Proyek Jalan di Desa Bulu Tanah Bone Disorot, Talud Diduga Gunakan Tanah dari Tambang Ilegal.”
Sorotan muncul setelah tim awak media melakukan pemantauan langsung ke lokasi pekerjaan. Dari hasil pantauan tersebut, material yang terlihat digunakan pada pekerjaan talud diduga berupa tanah dan bukan material pasir sebagaimana yang dipertanyakan dalam pemberitaan sebelumnya.
Kondisi tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan, terutama mengenai spesifikasi material yang digunakan, kualitas pekerjaan talud, serta asal-usul material yang didatangkan ke lokasi proyek.
Jika benar material tersebut berasal dari aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin, maka asal material tersebut perlu ditelusuri dan diverifikasi oleh instansi berwenang. Namun, dugaan mengenai sumber material tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait.
Selain persoalan material, keberadaan papan informasi proyek juga menjadi perhatian. Berdasarkan pantauan awak media, papan informasi yang memuat identitas kegiatan pembangunan tidak terlihat di lokasi pekerjaan.
Papan informasi proyek merupakan salah satu sarana transparansi agar masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai kegiatan pembangunan, seperti sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, waktu pelaksanaan, serta instansi yang bertanggung jawab.
Tidak terlihatnya papan informasi tersebut membuat publik kesulitan memperoleh informasi dasar mengenai proyek, termasuk siapa pelaksana pekerjaan dan dari mana sumber pembiayaan kegiatan tersebut.
Atas kondisi tersebut, diperlukan keterbukaan dari pihak pelaksana maupun instansi yang bertanggung jawab terhadap proyek. Klarifikasi penting dilakukan untuk menjawab pertanyaan publik mengenai spesifikasi material, asal material yang digunakan, nilai pekerjaan, serta alasan papan informasi proyek tidak terlihat di lokasi.
Awak media masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk pelaksana pekerjaan dan instansi teknis pemerintah yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi berwenang dapat melakukan pemeriksaan langsung terhadap pekerjaan jalan dan talud di Desa Bulu Tanah. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kesesuaian material dengan spesifikasi teknis, legalitas sumber material, kualitas pekerjaan, serta pemenuhan kewajiban transparansi proyek.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana mengenai dugaan penggunaan material tanah dan asal material yang digunakan dalam pekerjaan talud tersebut.(i)
Lewati ke konten





















