CorongInformadonews,BARRU — Polres Barru bersama Pemkab Barru, Pertamina, pengelola SPBU, pemerintah desa, dan perwakilan nelayan menggelar rapat optimalisasi layanan BBM bersubsidi bagi nelayan di Aula Wira Bhakti Satria Polres Barru, Selasa (1/9/2026).
Rapat dipimpin Wakapolres Barru Kompol Hardjoko, S.H., M.H. Pembahasan difokuskan pada pemerataan pelayanan, antrean, pembagian zona, serta verifikasi surat rekomendasi agar penyaluran BBM subsidi berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Kepala Dinas Perikanan Barru H. Muhammad Ushuluddin menyebut terdapat 4.517 nelayan yang terdata. Dari jumlah tersebut, 3.132 nelayan telah memiliki izin atau rekomendasi pengambilan BBM bersubsidi yang tersebar di enam SPBU.
Kasat Reskrim Polres Barru Iptu A. Fadly Yusuf, S.H., M.H., menegaskan pentingnya pengaturan zona, waktu pengambilan, verifikasi surat rekomendasi, serta pengawasan penggunaan surat kuasa. Kepolisian juga akan melakukan langkah preventif guna mencegah penyalahgunaan BBM subsidi dan potensi gangguan kamtibmas.
Dalam rapat tersebut, nelayan Kecamatan Tanete Rilau meminta penambahan lokasi pengambilan BBM subsidi untuk mengurangi penumpukan. Pertamina menegaskan setiap SPBU memiliki kuota sesuai alokasi dan pengawasan dilakukan melalui digitalisasi serta CCTV. Penataan pelayanan diharapkan mampu menjamin kebutuhan BBM nelayan tanpa mengganggu pelayanan masyarakat lainnya.






















