CorongInformasinews,MAKASSAR — Sejumlah warga di Kelurahan Balla Parang dan Kelurahan Pattingalloang, Kota Makassar, mengaku resah setelah tidak lagi menerima bantuan sosial (bansos) pemerintah. Warga mempertanyakan perubahan data penerima setelah adanya pendataan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sebelumnya, sejumlah warga mengaku telah tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menerima bantuan pemerintah. Namun setelah proses pemutakhiran data, sebagian warga mengaku namanya tidak lagi tercantum sebagai penerima bantuan.
Kondisi tersebut menimbulkan keresahan karena sebagian warga mengaku belum memahami alasan namanya dikeluarkan dari daftar penerima. Mereka juga saling menyampaikan kondisi yang sama dengan warga lain yang sebelumnya menerima bantuan, tetapi kini tidak lagi mendapatkannya.
Warga berharap pemerintah memberikan penjelasan yang terbuka mengenai perubahan data tersebut, termasuk dasar penetapan seseorang masih atau tidak lagi masuk dalam kelompok penerima bantuan sosial.
Bagi warga yang kondisi ekonominya masih sulit, penghentian bantuan dinilai dapat berpengaruh terhadap kemampuan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Pemerintah Kelurahan Balla Parang berjanji akan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi warga untuk memastikan keadaan sosial dan ekonomi mereka. Langkah serupa juga akan dilakukan di Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah, dengan melihat secara langsung kondisi masyarakat yang mengaku tidak lagi menerima bantuan.
Warga berharap proses verifikasi dan pemutakhiran data dilakukan secara transparan, objektif, dan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Mereka juga meminta agar warga yang memang masih membutuhkan bantuan tidak sampai terlewat akibat perubahan atau ketidaksesuaian data.
Pemerintah diharapkan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan menyampaikan keberatan apabila terdapat data yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.(ical)






















