CorongInfomasinews,MAKASSAR— Komitmen untuk menjaga moralitas dan masa depan generasi muda terus digaungkan di Kota Makassar. Mantan jenderal lapangan kelompok suporter The Macz Man, Andi Shyam Paswah — yang akrab disapa Coklat Maczman — kini mengambil langkah taktis lewat jalur sosial-edukasi. Bersama Pelindo, ia bersinergi untuk menggelar sosialisasi akbar Gerakan Anti-LGBT.
Aksi nyata ini diprakarsai oleh Gerakan Peduli Generasi, sebuah wadah sosial yang dibentuk oleh Coklat Maczman berkolaborasi dengan akademisi Dr. Junaedah, serta didukung penuh oleh Sherly’s Management.
Langkah ini menjadi babak baru bagi Coklat Maczman. Jika dulu ia dikenal lantang memimpin ribuan suporter di tribun stadion untuk mendukung PSM Makassar, kini energi kepemimpinannya dialihkan untuk membentengi moral generasi muda dari pengaruh penyimpangan sosial.
## Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan
Kegiatan edukasi dan sosialisasi ini direncanakan berlangsung tertib di pusat gerbang maritim kota:
* **Hari/Tanggal:** Rabu, 24 Juni 2026
* **Tempat:** Terminal 1 Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar
Pemilihan lokasi di area Pelindo ini dinilai strategis karena pelabuhan merupakan salah satu pusat pergerakan massa dan pintu masuk utama di Indonesia Timur, sehingga pesan yang disampaikan diharapkan dapat bergaung lebih luas.
## Gandeng Pendidik hingga Masyarakat Umum
Panitia pelaksana menegaskan bahwa persoalan masa depan generasi muda bukan hanya tugas satu kelompok, melainkan tanggung jawab kolektif. Oleh karena itu, sosialisasi ini ditargetkan menyasar berbagai elemen krusial dalam masyarakat.
Peserta diharapkan hadir secara masif dari unsur:
* **Pendidik (Guru dan Konselor):** Sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan remaja di sekolah.
* **Akademisi:** Untuk memberikan landasan perspektif ilmiah, psikologis, dan sudut pandang regulasi yang sehat.
* **Masyarakat Umum:** Orang tua dan tokoh pemuda yang mengawasi lingkungan pergaulan sehari-hari.
Sinergi antara tokoh pemuda, akademisi, manajemen profesional, dan BUMN seperti Pelindo ini diharapkan mampu melahirkan formula edukasi yang efektif, preventif, dan berdampak jangka panjang demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa di Makassar.























