RS Hikmah Makassar Disorot, Pasien Dipulangkan dan Sikap Dokter Dipertanyakan

Makassar, Sorotan84 Dilihat
banner 468x60

CorongInformasinews,Makassar – Polemik pelayanan kesehatan kembali mencuat di Rumah Sakit Hikmah Makassar setelah muncul laporan terkait pemulangan seorang pasien yang memicu sorotan publik. Kejadian yang berlangsung pada 3 April 2025 itu menuai kritik karena dinilai kurang transparan dan menimbulkan pertanyaan dari pihak keluarga serta masyarakat.

 

banner 336x280

Kontroversi bermula saat pasien dipulangkan dari rumah sakit tersebut dengan alasan medis yang belum dijelaskan secara terbuka kepada keluarga. Kondisi ini memicu upaya konfirmasi dari awak media dan perwakilan keluarga pasien guna mengetahui secara jelas dasar keputusan pemulangan tersebut.

 

Namun upaya klarifikasi tersebut justru diwarnai ketegangan. Salah satu tenaga medis, Dokter Arif, disebut-sebut menunjukkan sikap yang dinilai arogan dan tidak memberikan penjelasan yang memadai. Ia bahkan menilai pihak yang bertanya tidak memiliki etika saat mencoba meminta keterangan mengenai kondisi pasien.

 

Sementara itu, dokter lain yang terlibat, yakni Dokter Adrian, juga dilaporkan tidak memberikan jawaban rinci terkait hasil pemeriksaan medis. Ia diduga menghindari pertanyaan dan mengalihkan pembicaraan saat dimintai penjelasan oleh awak media maupun perwakilan keluarga pasien.

 

Pengamat hak asasi manusia dan kesehatan masyarakat di Sulawesi Selatan menilai sikap tersebut berpotensi melanggar etika profesi tenaga medis. Pelayanan kesehatan seharusnya menjunjung tinggi transparansi dan komunikasi yang baik agar kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit tetap terjaga.

 

Saat ini pihak BPJS Kesehatan Cabang Sulawesi Selatan tengah melakukan verifikasi terhadap kasus tersebut. Hingga berita ini diturunkan, manajemen RS Hikmah Makassar belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan sikap tenaga medis maupun alasan pemulangan pasien yang menjadi sorotan publik.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *