CorongInformasinews,BULUKUMBA – Aktivitas kendaraan yang diduga milik PT Ronald di wilayah Kabupaten Bulukumba menjadi perhatian sejumlah warga. Mobil tersebut disebut-sebut kerap terlihat keluar masuk beberapa titik di daerah itu selama bulan Ramadhan, sehingga memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, kendaraan tersebut disinyalir melakukan penjemputan bahan bakar minyak (BBM) di beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat pengepul solar di wilayah Bulukumba. Aktivitas tersebut disebut berlangsung lebih dari sekali dan terjadi secara berulang, sehingga menimbulkan dugaan adanya pengangkutan BBM dalam jumlah 6- 8 Ton sampai mobil 16 TON.
Warga juga mengungkapkan bahwa mobil tersebut kerap terlihat lalu lalang pada jam-jam sunyi larut malam. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat yang sering memperhatikan aktivitas di sekitar lokasi. Mereka mengaku heran karena kendaraan tersebut disebut bebas keluar masuk tanpa dokumen yang jelas maupun keterangan peruntukan yang pasti.
Yang membuat warga bertanya-tanya, mobil itu sering terlihat pada malam hari mengambil BBM dari beberapa titik yang diduga tempat pengepul. Namun tidak terlihat adanya dokumen atau penjelasan resmi mengenai tujuan pengangkutan tersebut,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Sejumlah warga menilai praktik penjemputan BBM dari pelansir atau pengepul berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak sesuai dengan mekanisme distribusi yang telah diatur. Selain itu, masyarakat juga mengkhawatirkan dampaknya terhadap ketersediaan BBM bagi konsumen umum, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadhan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak PT Ronald terkait tujuan dan legalitas aktivitas kendaraan tersebut. Karena itu, masyarakat berharap pihak perusahaan dapat memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
Warga juga meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk melakukan pengecekan guna memastikan apakah aktivitas pengangkutan BBM tersebut telah sesuai dengan aturan yang berlaku atau tidak.
Penelusuran lebih lanjut dinilai penting agar distribusi BBM tetap berjalan sesuai ketentuan dan tidak merugikan masyarakat luas. Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Ronald maupun instansi terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan resmi atas aktivitas kendaraan yang dimaksud.























