CorongInformasinews,Makassar – Dugaan praktik mafia BBM solar bersubsidi kembali mencuat di SPBU No. 73.902.01 yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepat di depan fasilitas PT Coca-Cola Europacific Partners Indonesia Makassar. Aktivitas pelangsiran disebut berlangsung terbuka, meski keluhan masyarakat telah berulang kali disampaikan.
Berdasarkan penelusuran tim investigasi, sejumlah kendaraan tampak bergantian mengisi solar sesuai jatah masing-masing. Pola pengisian yang berulang dengan kendaraan berbeda namun terindikasi terkoordinasi memunculkan dugaan adanya praktik penimbunan atau penyaluran ke pihak tertentu.
Salah satu kendaraan yang tertangkap kamera diduga berkaitan dengan oknum aparat berinisial H. Sumber menyebut oknum tersebut telah lama disebut-sebut terlibat dalam distribusi solar dari SPBU ke perusahaan tertentu, meski belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.
Pada Kamis sore, 26 Februari 2026, sebuah mobil berwarna Hitam dengan tenda penutup warna biru juga terlihat mengisi solar bersubsidi di lokasi yang sama. Kendaraan itu dikaitkan dengan seorang pengusaha berinisial Akb, yang diduga menjadi salah satu penyalur solar ke sektor industri.
Warga sekitar mengaku resah dengan situasi tersebut. Mereka menilai pengawasan dari PT Pertamina (Persero) dan aparat penegak hukum belum menunjukkan ketegasan. Laporan yang telah disampaikan melalui berbagai media disebut belum membuahkan tindakan nyata.
Kasus ini kembali menegaskan rentannya distribusi BBM bersubsidi terhadap penyalahgunaan. Publik kini menanti langkah konkret dari PT Pertamina (Persero) bersama aparat terkait untuk memastikan subsidi energi benar-benar tepat sasaran dan tidak dikuasai oleh praktik mafia.













