Corong Informasinews, MAKASSAR — Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kerakyatan Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Kamis (12/2/2026). Mereka mendesak aparat penegak hukum segera memeriksa Sekda Gowa, Sekda Gowa, serta Kabag Umum atas dugaan tindak pidana korupsi.
Dalam aksi tersebut, massa membentangkan spanduk bertuliskan “Segera Periksa Sekda dan Eks Sekda Gowa”. Aksi sempat memanas ketika massa melakukan blokade jalan dan membakar tiga ban bekas sebagai bentuk kekecewaan terhadap lambannya penegakan hukum.
Pimpinan aksi, Marlo, menegaskan bahwa Kejati Sulsel harus segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan makan dan minuman senilai lebih dari Rp850 juta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.
> “Kami tidak mentolerir tindak pidana korupsi. Korupsi adalah kejahatan besar dan harus ditindak tanpa pandang bulu,” tegas Marlo dalam orasinya.
Selain itu, massa juga menyoroti sikap Bupati Gowa yang diminta bersikap tegas dan tidak “cuci tangan” dalam kasus tersebut.
> “Bupati Gowa harus tegas memimpin. Jika jajarannya tidak menjalankan amanah rakyat, copot dan ganti semuanya,” ujar salah satu orator.
Aksi berlangsung sekitar satu jam. Pihak Kejati Sulsel menerima aspirasi massa dan berjanji menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah dilakukan mediasi, massa aksi membubarkan diri dengan tertib.













