CorongInformasinews,MAKASSAR — Ratusan petugas lapangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mendatangi kantor DLH, Rabu (11/2/2026), untuk mempertanyakan gaji mereka yang belum dibayarkan selama dua bulan terakhir. Kedatangan mereka dipicu oleh kondisi ekonomi yang semakin mendesak, sementara mereka tidak memiliki sumber penghasilan lain.
Salah satu petugas lapangan yang enggan disebutkan namanya mengaku tetap bekerja seperti biasa menangani sampah dan pohon tumbang di berbagai titik kota, meski hak mereka belum dipenuhi. “Kami ini kerja terus, pak. Tangani pohon tumbang, sampah tiap hari, tapi gaji dua bulan belum dibayar. Kebutuhan hidup juga makin mendesak,” tuturnya.
Para petugas menegaskan bahwa kedatangan mereka ke kantor DLH bukan aksi demonstrasi, melainkan upaya meminta kejelasan terkait pembayaran gaji yang tertunggak. Mereka berharap pihak dinas memberikan kepastian waktu pencairan, mengingat keterlambatan ini baru pertama kali terjadi selama mereka bekerja.
Petugas lapangan lainnya menyebutkan bahwa gaji tersebut sangat vital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga mereka. “Selama ini kami tetap bekerja penuh tanggung jawab, tapi pembayaran gaji justru menunggak. Ini sangat memberatkan,” ungkapnya.
Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar membenarkan bahwa gaji petugas lapangan hingga kini belum terbayarkan. Para petugas berharap pemerintah kota segera menyelesaikan persoalan ini agar hak mereka sebagai pekerja dapat diterima tanpa harus kembali tertunda.
PENULIS: ICHAL













