Diduga Peredaran Avtur Ilegal Libatkan Oknum TNI AU Hasanuddin, Aparat Diminta Turun Tangan

banner 468x60

Corong Informasinews Makassar — Dugaan praktik peredaran dan jual beli minyak Aviation Turbine Fuel (Avtur) secara ilegal mencuat di wilayah Makassar. Aktivitas tersebut disinyalir berlangsung di luar mekanisme resmi dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Informasi ini mencuat pada Minggu (11/01/2026) dan langsung menjadi perhatian publik.

 

banner 336x280

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peredaran Avtur tersebut diduga mengatasnamakan institusi TNI Angkatan Udara (AURI) dan melibatkan seorang individu berinisial K, yang disebut-sebut masih aktif sebagai anggota TNI AU. Oknum tersebut dikabarkan memiliki peran penting dalam proses distribusi dan transaksi Avtur yang diduga dilakukan secara tidak sah.

 

K bahkan disebut-sebut sebagai pengendali utama dalam peredaran Avtur yang berlangsung di luar sistem resmi penerbangan, baik sipil maupun militer. Praktik ini menimbulkan dugaan kuat adanya penyalahgunaan kewenangan serta potensi pelanggaran hukum serius yang dapat merugikan negara dan membahayakan keselamatan penerbangan.

 

Selain itu, beredar pula informasi bahwa aktivitas tersebut diduga mendapat perlindungan dari sejumlah oknum pejabat di lingkungan AURI Sultan Hasanuddin. Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih bersifat dugaan dan memerlukan pembuktian hukum melalui penyelidikan aparat berwenang. Yang mengkhawatirkan, aktivitas peredaran Avtur ini disebut masih berlangsung dan tidak dilengkapi dokumen resmi, termasuk yang berkaitan dengan pengelolaan limbah B3.

 

Sejumlah pihak pun mendesak aparat penegak hukum, KLHK, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Kota, serta pihak TNI AU untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan secara mendalam, terbuka, dan transparan. Langkah tegas dinilai penting guna menjaga wibawa institusi negara, mencegah kerugian negara, serta memastikan keselamatan dan kepatuhan terhadap hukum. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari TNI AU maupun pihak-pihak yang disebut dalam dugaan tersebut.Ical (Faiz)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *